Cirebon (KABARIN) - Arus mudik di ruas Tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Pada H-3 Lebaran, tepatnya 18 Maret 2026, volume kendaraan yang melintas ke arah Cirebon tercatat mencapai rata-rata 5.400 kendaraan per jam.
“Peningkatan arus kendaraan terjadi sejak pukul 00.00 hingga 18.00 WIB,” kata Ardam Rafif Trisilo, Kepala Departemen Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, dalam keterangannya di Cirebon, Rabu.
Selama periode tersebut, sebanyak 98 ribu kendaraan tercatat melintas dari arah Jakarta menuju Cirebon melalui eks Gerbang Tol Cikopo. Angka ini naik sekitar 74 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas di Tol Cipali secara umum masih terpantau ramai lancar. Namun, perlambatan tetap terjadi di beberapa titik.
"Kami mencatat adanya perlambatan di beberapa titik, namun secara umum arus masih terkendali dan lancar," ujarnya.
Menurut Ardam, lonjakan kendaraan ini merupakan bagian dari puncak arus mudik menjelang Lebaran. Karena itu, pengguna jalan diminta untuk tetap disiplin selama perjalanan agar lalu lintas tetap kondusif.
Salah satu hal yang disoroti adalah kebiasaan berhenti di bahu jalan. Ia mengingatkan agar pengendara tidak melakukan hal tersebut kecuali dalam kondisi darurat.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk tidak berhenti di bahu jalan, karena dapat mengganggu kelancaran arus," katanya.
Sebagai alternatif, pengendara disarankan memanfaatkan rest area terdekat untuk beristirahat. Jika rest area penuh, kamu juga bisa keluar tol melalui gerbang terdekat dan mencari tempat istirahat di luar jalan tol.
Ardam menjelaskan bahwa salah satu penyebab perlambatan di lapangan adalah banyaknya kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena gangguan mesin maupun faktor kelelahan pengemudi.
"Penyebab perlambatan di lapangan karena meningkatnya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena mengalami gangguan mesin maupun faktor kelelahan pengemudi," katanya.
Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum berangkat. Mulai dari memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, bahan bakar atau daya kendaraan listrik cukup, hingga saldo uang elektronik tersedia agar perjalanan mudik tetap lancar tanpa hambatan.
Sumber: ANTARA