Seluruh Jakarta Ditargetkan Terakses Air Bersih pada 2029

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Kabar baik buat warga Jakarta. Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya menargetkan seluruh wilayah di DKI Jakarta bisa menikmati akses air bersih perpipaan secara penuh pada tahun 2029. Target ini bukan sekadar ambisi, tapi juga jadi langkah penting untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan sekaligus kebutuhan dasar masyarakat di ibu kota.

Direktur Strategis & Bisnis PAM Jaya, Anugrah Esa, menegaskan bahwa percepatan layanan air perpipaan jadi kunci utama untuk mencapai target tersebut.

“Percepatan layanan air perpipaan menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan lingkungan dan kebutuhan masyarakat Jakarta,” kata Anugrah di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, target besar ini adalah memastikan seluruh warga Jakarta benar-benar mendapatkan akses air perpipaan yang layak dalam beberapa tahun ke depan. Bukan cuma soal layanan publik, upaya ini juga berkaitan dengan komitmen global.

Ia menjelaskan, program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam hal akses air bersih dan sanitasi yang aman dan berkelanjutan. Selain itu, penggunaan air perpipaan diharapkan bisa mengurangi ketergantungan masyarakat pada air tanah.

Seperti yang diketahui, eksploitasi air tanah selama ini jadi salah satu penyebab utama penurunan muka tanah di Jakarta. Jadi, semakin banyak orang beralih ke air perpipaan, semakin besar pula dampak positifnya bagi lingkungan.

Untuk mengejar target 2029, PAM Jaya sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Mulai dari memperluas cakupan layanan hingga menjangkau seluruh wilayah Jakarta, menambah sekitar dua juta pelanggan baru, hingga melakukan revitalisasi jaringan pipa secara bertahap.

Tak hanya itu, inovasi juga jadi bagian penting dalam strategi ini. Salah satunya adalah penggunaan teknologi penyaring air atau water purifier, serta upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Menurut Anugrah, air yang dihasilkan dari instalasi PAM Jaya sebenarnya sudah memenuhi standar air minum sesuai regulasi Kementerian Kesehatan. Namun, kualitasnya bisa menurun saat sampai ke rumah pelanggan karena faktor usia pipa yang sudah tua.

Di sinilah peran water purifier jadi penting.

“Water purifier ini menjadi solusi perantara dan dengan alat tersebut, air pipa bisa langsung diminum tanpa perlu membeli air kemasan sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan,” kata dia.

Dengan berbagai strategi dan inovasi tersebut, PAM Jaya optimistis target layanan air bersih 100 persen bisa tercapai, bahkan lebih cepat dari rencana awal.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan di Jakarta,” kata dia.

Kalau target ini benar-benar tercapai, bukan cuma soal kemudahan akses air bersih, tapi juga perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan buat warga Jakarta.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka