... ini hanya contoh lain bagaimana kekacauan yang ia ciptakan membuat mereka kian kesulitan membeli makanan.
Washington (KABARIN) - Warga Amerika mulai mengurangi makan karena kenaikan harga yang dipicu perang AS terhadap Iran, kata Pemimpin Minoritas Demokrat Senat AS Chuck Schumer.
"Warga Amerika sudah melewatkan makan akibat perang sembrono di Iran yang sengaja dipilih oleh (Presiden AS Donald) Trump, dan ini hanya contoh lain bagaimana kekacauan yang ia ciptakan membuat mereka kian kesulitan membeli makanan," tulis Schumer di platform X pada Rabu (25/3).
Schumer menyampaikan hal itu untuk menanggapi laporan media bahwa warga AS kini mengurangi belanja makanan untuk menutupi biaya bahan bakar yang melonjak tajam setelah Selat Hormuz diblokade oleh Iran.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.
Iran lalu membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Eskalasi itu menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Gangguan itu juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di kawasan serta mendorong kenaikan harga.
Sumber: SPU