32 Murid Sekolah Garuda Samarinda Lolos Masuk Kampus Bergengsi Luar Negeri

waktu baca 2 menit

Peningkatan signifikan dari awalnya hanya empat siswa menjadi 32 anak ini merupakan buah nyata dari ekosistem baru melalui Program Garuda Transformasi

Samarinda (KABARIN) - Kabar membanggakan datang dari SMA Negeri 10 Samarinda, Kalimantan Timur. Sebanyak 32 siswa yang tergabung dalam Sekolah Garuda Transformasi berhasil menembus berbagai kampus bergengsi dunia dengan total 88 Letter of Acceptance (LoA).

Jumlah ini jadi lonjakan besar dibanding sebelumnya. Kepala SMA Negeri 10 Samarinda, Ni Made Adnyani, menyebut pencapaian ini sebagai hasil nyata dari perubahan sistem pembinaan di sekolah.

"Peningkatan signifikan dari awalnya hanya empat siswa menjadi 32 anak ini merupakan buah nyata dari ekosistem baru melalui Program Garuda Transformasi," kata Made di Samarinda, Jumat.

Kesuksesan ini bukan datang secara instan. Para siswa mendapatkan berbagai dukungan intensif, mulai dari fasilitas tes resmi dan prediksi IELTS serta SAT, bimbingan konseling khusus, hingga keterlibatan alumni sebagai konsultan pendidikan.

Sekolah juga memberikan pendampingan personal secara one-on-one, membantu mengulas surat rekomendasi secara detail, hingga mengurus kebutuhan administratif seperti penerbitan rapor dalam bahasa Inggris.

"Proses pendaftaran yang melibatkan kerja keras guru, siswa, dan orang tua, sejak pertengahan Desember 2025 tersebut berawal dari seleksi internal 49 murid menjadi 34 peserta pendaftar," kata Made.

Dari jumlah tersebut, 32 siswa dipastikan berhasil mendapatkan LoA, dan jumlahnya masih berpotensi bertambah seiring proses yang masih berjalan.

Menurut Made, kehadiran Program Garuda Transformasi benar-benar mengubah budaya akademik di sekolah. Jika sebelumnya belum ada sistem terstruktur untuk mendorong siswa ke perguruan tinggi luar negeri, kini semuanya jadi lebih terarah.

"Kehadiran Program Garuda Transformasi ini mengubah wajah budaya akademik sekolah yang sebelumnya belum memiliki ekosistem terstruktur untuk membimbing siswanya menembus Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN)," jelas Made.

Di tahun-tahun sebelumnya, siswa yang melanjutkan ke luar negeri lebih banyak mengandalkan inisiatif pribadi dan bantuan orang tua atau konsultan pendidikan. Sekarang, sekolah ikut turun tangan secara aktif.

Hasilnya, para siswa berhasil diterima di berbagai universitas ternama di dunia, mulai dari Amerika Serikat, Kanada, Australia, Belanda, hingga Selandia Baru.

"Mereka berhasil diterima di beragam program studi strategis yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia saat ini, mulai dari sains data, teknik, ilmu lingkungan, hingga bidang kesehatan," ujar Made.

Beberapa kampus kelas dunia yang menerima siswa dari Samarinda ini antara lain University of Toronto, Monash University, University of Utah, dan Wageningen University.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka