Jakarta (KABARIN) - Dalam peringatan Hari Film Nasional yang jatuh setiap 30 Maret, aktor Angga Yunanda menyuarakan harapannya agar industri film Tanah Air terbebas dari praktik pembajakan.
Ia menegaskan bahwa cara terbaik untuk menikmati karya para sineas adalah dengan menontonnya secara resmi di bioskop sebagai bentuk dukungan terhadap industri perfilman.
“Pastinya tidak ada bajakan lagi. Dan nonton film harus di bioskop terlebih dahulu pastinya,” kata Angga, saat temu media di Jakarta, Senin.
Bintang film “Para Perasuk” itu juga mengajak masyarakat untuk meluangkan waktu datang ke bioskop karena menurutnya pengalaman menonton di layar lebar memiliki sensasi yang berbeda dibandingkan platform lain.
Ia bahkan mendorong penonton untuk datang bersama teman, meski sendiri juga tidak masalah karena bisa menjadi pengalaman tersendiri.
“Dan kalau bisa kalian ajak teman, kalau sendiri juga enggak apa-apa siapa tahu nanti nemu jodoh di bioskop enggak ada yang tahu. Menurut aku setidaknya sisihkan waktu kalian untuk menonton di bioskop karena itu experience-nya akan berbeda banget kalau nontonnya di bioskop. Jadi harus di bioskop,“ tutur Angga.
Selain itu, aktor yang sudah lebih dari satu dekade berkarier di dunia hiburan ini juga mengenang awal perjalanannya di industri akting yang dimulai saat masih berusia 15 tahun lewat sinetron.
Ia mengaku perjalanan menuju dunia hiburan tidak mudah, terlebih karena dirinya berasal dari Lombok yang menurutnya tidak banyak terwakili di industri ini.
“Aku lahir dan besar di Lombok, untuk bisa berada di industri seperti ini sangat sulit dan jarang banget. Bahkan sampai sekarang pun mungkin aku melihat baru satu atau dua orang yang berada di industri yang sama ini berasal dari daerah yang sama,” ujar dia.
Meski begitu, ia menilai dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya bisa bertahan dan berkembang di dunia akting sejak awal.
Sumber: ANTARA