Fadli Zon Soroti Film sebagai Wajah Perjalanan dan Identitas Bangsa

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai film bukan sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi gambaran perjalanan sebuah bangsa yang lahir dari kerja keras serta dedikasi para pelaku industri perfilman.

“Film adalah cermin yang tak pernah dusta dalam menangkap denyut nadi bangsa. Balik setiap bingkai gambar yang tercipta ada doa, kerja keras, dan idealisme dari para insan film yang merajut identitas Indonesia,” kata Fadli yang dikutip dari akun Instagram Balai Budaya di Jakarta pada Selasa.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan dunia perfilman sebagai ruang terbuka bagi ide, cerita, dan impian generasi bangsa.

“Mari terus jadikan layar sinema sebagai ruang keberagaman suara, tempat di mana mimpi-mimpi anak bangsa menemukan rumahnya dan sejarah kita abadi dalam ingatan visual dunia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli turut menyampaikan apresiasi kepada para sineas Indonesia yang terus menghasilkan karya dan menghadirkan berbagai cerita melalui film.

Ia berharap para pelaku industri film terus berkarya karena setiap karya yang dihasilkan dianggap membawa gambaran masa depan Indonesia. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama sama memajukan budaya nasional melalui karya sinema.

“Terima kasih kepada seluruh insan film Indonesia, para sineas teruslah berkarya, teruslah bercerita, karena dalam setiap frame yang diciptakan terselip wajah masa depan Indonesia. Mari kita majukan bersama kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia melalui film. Sekali lagi, selamat hari film nasional 2026,” tutupnya.

Sebelumnya Fadli Zon juga menegaskan bahwa film memiliki peran penting sebagai kekuatan lunak atau soft power dalam upaya pengembangan kebudayaan nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan terus mendorong pertumbuhan industri film dengan berbagai program seperti pendanaan berbasis matching fund dan dukungan partisipasi sineas Indonesia di festival film internasional.

Selain itu, minat penonton film nasional juga disebut masih tinggi dengan jumlah penonton mencapai sekitar 59 juta hingga akhir Agustus 2025, sementara total penayangan film Indonesia di bioskop pada 2024 mencapai 81 juta penonton.

Pemerintah juga memperkuat ekosistem perfilman melalui program Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya untuk memberi ruang lebih luas bagi talenta film Indonesia agar bisa bersaing dan dikenal di tingkat global.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka