BMKG Ungkap Sesar Aktif Jadi Pemicu Gempa di Kolaka Timur

waktu baca 2 menit

Kendari (KABARIN) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menyampaikan bahwa gempa yang terjadi di Kabupaten Kolaka Timur Sulawesi Tenggara dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Pelaksana tugas Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, menjelaskan gempa tersebut terjadi pada pukul 09.01 Wita dengan kekuatan magnitudo 2,8.

Ia menyebut titik gempa berada di koordinat 4,10 lintang selatan dan 121,86 bujur timur. Lokasinya berada di darat sekitar 11 kilometer di selatan Kolaka Timur dengan kedalaman 5 kilometer.

"Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 kilometer selatan Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 kilometer," katanya.

Menurutnya, jika melihat posisi pusat gempa dan kedalamannya, peristiwa ini termasuk gempa dangkal yang disebabkan oleh pergerakan sesar aktif.

"Hingga pukul 09.25 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan (aftershock)," ujarnya.

Dari peta guncangan yang dianalisis, getaran gempa terasa di beberapa wilayah seperti Kecamatan Rate Rate dan Tirawuta dengan intensitas II sampai III MMI.

"Atau getaran yang dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, getaran dirasakan nyata dalam rumah, dan terasa seakan-akan ada truk yang berlalu," katanya.

Sejauh ini belum ada laporan kerusakan yang diterima oleh pihak BMKG akibat kejadian tersebut.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga diminta hanya mengikuti informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG yang sudah terverifikasi.

"Masyarakat dapat memantau informasi terkini melalui laman resmi www.bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, maupun melalui aplikasi mobile Info BMKG untuk mendapatkan data yang akurat dan cepat," demikian Nasrol Adil.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka