Prabowo Minta Lahan Negara Ditata Ulang untuk Kepentingan Rakyat

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar lahan milik negara yang selama ini dikuasai pihak tertentu dapat ditata kembali dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.

Pemerintah disebut menemukan cukup banyak aset negara, terutama lahan milik BUMN di sektor perkeretaapian, yang sudah lama digunakan pihak lain atau ditempati warga tanpa pengelolaan yang sesuai dengan peruntukannya.

"Yang pasti, tanah negara itu arahan Presiden Prabowo, digunakan untuk kepentingan negara, termasuk juga di daerah-daerah, beberapa titik yang nanti kita akan sampaikan," kata Ara, sapaan akrabnya.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Ara bersama Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi seperti kawasan Bandung dan Tanah Abang di Jakarta. Di lokasi itu, ditemukan lahan milik negara yang telah lama dikuasai berbagai pihak.

Ia menjelaskan bahwa kondisi di lapangan cukup beragam, termasuk masyarakat yang sudah bertahun tahun tinggal di atas lahan tersebut.

Karena itu, pemerintah menegaskan akan mengutamakan pendekatan dialog dan komunikasi dalam proses penataan agar tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.

"Kita akan komunikasikan, karena itu adalah tanah negara. Tentunya itu digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia," ujarnya.

Ara menambahkan bahwa Presiden Prabowo telah menginstruksikan penyusunan rencana besar untuk penataan aset negara di berbagai wilayah. Saat ini pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait sedang memetakan sejumlah lokasi yang akan masuk dalam program tersebut.

Dari sisi pembiayaan, rencana pemanfaatan lahan negara ini akan melibatkan Danantara Indonesia. Pemerintah juga menyiapkan skema khusus agar masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan manfaat dari program ini.

"Pada waktunya akan ada langkah-langkah yang disampaikan secara besar oleh Pak Presiden untuk melakukan suatu perubahan yang signifikan, bagaimana lahan-lahan negara ini, tadi saya katakan sedang dipersiapkan Pak Nusron, di beberapa titik lahan-lahannya nanti akan diumumkan pada waktunya," jelas Ara.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka