Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mulai bergerak membersihkan Kali Penghubung (Phb) di Jalan Raya Janur Elok RW 06, Kelurahan Kelapa Gading, dari serbuan ikan sapu-sapu yang populasinya makin masif.
“Lokasi itu dipilih karena melihat adanya populasi ikan invasif Sapu-Sapu,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Utara, Novi C Palit di Jakarta, Kamis.
Menurut Novi, kawasan tersebut memang jadi salah satu titik dengan jumlah ikan sapu-sapu yang cukup tinggi, sehingga diprioritaskan untuk dibersihkan.
"Kami pilih lokasi itu karena sudah melihat adanya populasi ikan Sapu-Sapu cukup masif di sana."
Aksi bersih-bersih ini rencananya bakal digelar serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Jumat (17/4). Kegiatan akan dimulai sejak pagi hari.
“Rencananya kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dan ada peninjauan dari Gubernur DKI Jakarta,” kata dia.
Bukan cuma satu instansi, pembersihan kali ini juga melibatkan tim gabungan, mulai dari Sudin KPKP, PPSU, Satpol PP, Sudin Gulkarmat, hingga TNI-Polri. Jadi bisa dibilang, ini operasi besar-besaran untuk menekan populasi ikan invasif tersebut.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sudah memberi instruksi agar pembersihan ikan sapu-sapu dilakukan di seluruh wilayah yang terdampak, bukan hanya di satu titik saja.
"Saya meminta bukan hanya di Jakarta Pusat, di semua wilayah yang ikan sapu-sapunya banyak untuk kita adakan operasi (pembersihan)," kata Pramono saat memberikan keterangan pers di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu.
Langkah ini jadi lanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya sudah dilakukan di Jakarta Pusat, tepatnya di kawasan kali sekitar Grand Hyatt dan Plaza Indonesia.
Saat itu, pembersihan juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kota hingga petugas PPSU.
Dengan gerakan serentak ini, diharapkan populasi ikan sapu-sapu bisa ditekan dan kondisi ekosistem kali di Jakarta bisa kembali lebih sehat.
Sumber: ANTARA