Jakarta Concert Orchestra Gelar Konser di Belanda, Bawakan Lagu Nasional

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Konduktor Avip Priatna bersama Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers menggelar konser “Symphony of The Archipelago” di Amsterdam, Belanda, dengan membawakan lagu-lagu nasional dan daerah dalam aransemen simfoni.

Konser tersebut berlangsung di Het Concertgebouw, salah satu gedung konser legendaris dunia yang dikenal memiliki kualitas akustik unggulan.

Pertunjukan ini menjadi bagian dari tur Eropa JCO dan BMS untuk memperkenalkan karya simfonik Indonesia ke panggung internasional.

Avip menyebut pemilihan Concertgebouw bukan tanpa alasan. Selain kualitas suara yang mumpuni, tempat itu memiliki sejarah panjang sebagai panggung bagi komposer dan konduktor kelas dunia.

Dalam konser itu, JCO dan BMS membawakan sembilan variasi lagu “Sepasang Mata Bola” karya Ismail Marzuki. Aransemen piano concerto berdurasi lebih dari 20 menit karya Yazeed Djamin yang dimainkan pianis muda James Lai berhasil memukau sekitar 1.200 penonton.

Penampilan juga semakin emosional ketika tenor Farman Purnama dan mezzo soprano Valentina Aman, bersama pemain biola muda Raelene Pramana, membawakan lagu “Indonesia Pusaka” diiringi paduan suara BMS. Banyak diaspora Indonesia yang hadir tampak terharu.

Duta Besar RI untuk Belanda Amrih Jinangkung yang turut hadir mengaku bangga atas penampilan tersebut.

"Bangga sekali rasanya menyaksikan konser 'Symphony of the Archipelago' yang ditampilkan Avip dan kawan-kawan karena ini baru pertama kalinya orkestra dari Indonesia tampil di Concertgebouw. Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini, publik Belanda semakin mengenal karya-karya Indonesia yang tidak kalah indah dengan repertoire dari Eropa," kata Amrih.

Selain lagu-lagu bertema nusantara, JCO juga menampilkan karya orisinal seperti “Rampak Melayu” ciptaan Arya Pugala Kitti serta “Overture Fatahillah” karya Fero Aldiansya Stefanus.

Penampilan interaktif juga hadir melalui duo flute JCO, Meta Ariana dan Marini Widyastari, yang membawakan lagu “Tokecang” aransemen Elwin Hendrijanto bersama penonton.

"Saya tidak menyangka konser 'Symphony of the Archipelago' bisa seru banget. Bangga rasanya melihat audiens juga memberikan apresiasi yang sangat hangat," kata diaspora Indonesia di Amsterdam, Anggita Abdi.

Setelah Amsterdam, Avip bersama JCO dan BMS dijadwalkan melanjutkan tur ke Basel pada 17 April, sebagai bagian dari perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Swiss.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka