Tanggapan Hukum Jisoo BLACKPINK Terkait Isu yang Menyeret Nama Keluarga

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Tim hukum Jisoo BLACKPINK akhirnya buka suara terkait kontroversi yang menyeret nama keluarga sang idol dalam beberapa waktu terakhir. Mereka menegaskan bahwa banyak informasi yang beredar di publik tidak benar dan sudah melewati batas.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pengacara Eun Hyun Ho dari Kim & Chang selaku perwakilan hukum BLISSOO, pihaknya menyayangkan munculnya berbagai konten dan rumor yang ikut menyeret nama Jisoo serta agensinya.

"Kami menyampaikan penyesalan mendalam atas penyebaran konten yang tidak terkendali yang mengaitkan artis dan BLISSOO dengan masalah yang berkaitan dengan keluarga, serta peredaran informasi palsu yang merusak reputasi artis melalui laporan media tertentu, komunitas online, dan media sosial," kata pengacara Eun Hyun Ho dari Kim & Chang selaku perwakilan hukum untuk BLISSOO.

BLISSOO sendiri merupakan agensi yang didirikan Jisoo pada Februari 2024 untuk mengelola aktivitas solonya. Dalam klarifikasinya, pihak hukum menegaskan bahwa isu yang sedang ramai tidak ada kaitannya dengan Jisoo maupun perusahaan tersebut.

Mereka juga menyebut sebagian besar informasi yang tersebar di internet tidak memiliki dasar kuat dan hanya berupa spekulasi. Jisoo dijelaskan sudah hidup mandiri sejak menjadi trainee dan tidak terlibat dalam urusan pribadi anggota keluarganya yang disebut dalam isu tersebut.

Terkait dugaan keterlibatan keluarga dalam struktur perusahaan, pihak hukum juga membantah tegas.

"Selain itu, selama tahap persiapan pembentukan BLISSOO, artis memang menerima nasihat dan bantuan terbatas dari anggota keluarga berupa penyampaian komunikasi selama diskusi dengan pihak-pihak terkait. Namun, tidak pernah baik saat itu maupun sekarang anggota keluarga menerima kompensasi dari BLISSOO atau berpartisipasi dalam proses manajemen atau pengambilan keputusan apa pun," ujar mereka.

Mereka juga menepis klaim bahwa ada anggota keluarga yang ikut mendirikan atau menjabat di perusahaan tersebut.

"Kami dengan jelas menyatakan bahwa individu tersebut tidak memiliki ikatan hukum atau manajerial dengan BLISSOO," tambah mereka.

Pihak BLISSOO menegaskan tidak ada dukungan finansial maupun hukum kepada individu yang dikaitkan dalam rumor tersebut, dan tidak akan ada keterlibatan di masa depan. Jisoo juga disebut tidak memiliki komunikasi terkait isu yang berkembang.

Tim hukum menilai penyebaran informasi palsu ini sudah merugikan reputasi artis dan merupakan pelanggaran serius. Mereka memastikan akan mengambil langkah hukum terhadap penyebar hoaks dan konten fitnah tanpa pengecualian.

"Secara khusus, kami menegaskan bahwa kami akan menanggapi dengan tegas tanpa keringanan atau penyelesaian kepada mereka yang berulang kali atau dengan niat jahat membuat dan menyebarluaskan konten tersebut," katanya.

Isu ini mencuat setelah adanya laporan penangkapan seorang pria berinisial Tuan A atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang penyiar. Spekulasi kemudian berkembang di media sosial yang mengaitkan pria tersebut dengan keluarga Jisoo, ditambah klaim lain yang ikut memperkeruh situasi.

Sumber: Soompi

Bagikan

Mungkin Kamu Suka