Dokter Bantah Mitos Larangan Berenang bagi Perempuan Saat Menstruasi

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, menepis sejumlah mitos yang beredar di masyarakat terkait larangan bagi perempuan saat menstruasi, termasuk anggapan bahwa tidak boleh berenang.

“Sebenarnya banyak mitos seputar menstruasi, seperti perempuan tidak boleh potong kuku, enggak boleh berenang, kemudian biar menstruasi lancar harus minum soda, itu mitos ya,” kata Dinda dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, menstruasi tetap berlangsung meskipun perempuan sedang berenang. Namun, tekanan air di dalam kolam dapat membuat aliran darah sementara tertahan.

Menurutnya, hal yang paling penting justru menjaga kebersihan diri saat menstruasi. Ia juga menyarankan agar aktivitas berenang dilakukan ketika darah menstruasi sudah tidak terlalu banyak.

“Kalau mau berenang itu saat menstruasi jangan sedang banyak-banyaknya, jadi saat naik ke atas, lalu darahnya keluar lagi, bisa langsung dibersihkan ke kamar mandi,” ujarnya.

Dinda juga membantah mitos lain seperti larangan minum air dingin saat menstruasi. Menurutnya, tidak ada aturan medis yang mewajibkan konsumsi minuman tertentu saat haid.

Ia menambahkan, minuman hangat boleh dikonsumsi jika membuat tubuh lebih nyaman, tetapi bukan sebuah keharusan.

Selain itu, perempuan yang sedang menstruasi tetap diperbolehkan keramas seperti biasa untuk menjaga kebersihan dan menghindari bau tidak sedap.

Dinda menilai banyaknya mitos yang berkembang perlu diluruskan melalui edukasi kesehatan reproduksi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan.

Ia menegaskan bahwa akses informasi yang benar sangat penting agar perempuan dapat memahami kondisi tubuhnya sendiri dengan tepat.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka