Ini Daftar Kereta Api yang Dibatalkan Imbas Insiden di Bekasi

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA) dari dan menuju wilayah Jakarta, khususnya Stasiun Gambir dan Pasar Senen, imbas insiden kecelakaan di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, merinci daftar perjalanan KA yang dibatalkan sebagai berikut:

Dari Stasiun Gambir:

  • KA 58F-59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
  • KA 138 Parahyangan (Gambir – Bandung)
  • KA 20A Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
  • KA 2B Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi)

Menuju Stasiun Gambir:

  • KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
  • KA 56F-53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
  • KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
  • KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir)
  • KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
  • KA 137 Parahyangan (Bandung – Gambir)
  • KA 21A Argo Muria (Semarang Tawang – Gambir)
  • KA 3B Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi – Gambir)

Menuju Stasiun Pasar Senen:

  • KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen)
  • KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasar Senen)
  • KA 163 Gumarang (Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen)
  • KA 149 Singasari (Blitar – Pasar Senen)
  • KA 94-91 Jayabaya (Malang – Pasar Senen)
  • KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasar Senen)
  • KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasar Senen)

Franoto menyampaikan, bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan hingga tujuh hari ke depan, KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen di luar bea pesan sesuai ketentuan yang berlaku. Penumpang juga diimbau untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI dan menyesuaikan kembali rencana perjalanan.

“KAI juga mengimbau pelanggan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI serta mempertimbangkan kembali jadwal perjalanannya," kata dia.

KAI memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama, sekaligus terus mengupayakan pemulihan operasional kereta api agar bisa kembali normal secepatnya.

Sebelumnya, gangguan perjalanan terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB akibat tertempernya KRL oleh KA Argo Bromo Anggrek. Insiden ini berdampak luas pada perjalanan kereta api di lintas tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebutkan, penumpang KRL tercatat enam orang meninggal dunia dan 80 orang mengalami luka-luka yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka