Moskow (KABARIN) - United States Central Command (CENTCOM) menyatakan telah mengalihkan kapal komersial ke-42 yang mencoba menembus blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz pada Rabu (29/4).
Komandan CENTCOM Brad Cooper mengatakan langkah tersebut menandai tonggak penting dalam pelaksanaan blokade maritim yang diberlakukan Washington.
"Hari ini, pasukan AS mencapai tonggak penting setelah berhasil mengalihkan kapal komersial ke-42 yang mencoba menembus blokade," kata Cooper melalui platform X.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut berjalan efektif dan akan terus dilanjutkan.
"Blokade ini sangat efektif dan pasukan AS tetap sepenuhnya berkomitmen untuk melanjutkan blokade total," ujarnya.
Blokade tersebut mulai diterapkan oleh Angkatan Laut AS sejak 13 April, dengan menutup akses lalu lintas maritim menuju dan dari pelabuhan Iran di kawasan Selat Hormuz.
Selat strategis itu diketahui menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan global minyak, produk turunan minyak, serta gas alam cair, sehingga setiap gangguan berpotensi berdampak luas terhadap pasar energi dunia.
Pemerintah AS menyatakan kapal non-Iran masih diperbolehkan melintas di Selat Hormuz, selama tidak membayar pungutan kepada pihak Iran.
Meski wacana pungutan tersebut sempat mencuat, hingga kini pemerintah Iran belum mengumumkan kebijakan resmi terkait hal tersebut.
Sumber: SPU