Jakarta (KABARIN) - Ribuan massa buruh dari berbagai serikat telah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kerumunan massa sudah mulai memenuhi area sejak pukul 08.18 WIB, dengan sebagian besar peserta bergerak mendekat ke panggung utama yang berada di lapangan barat Monas.
Kawasan tersebut tampak dipenuhi warna-warni atribut aksi. Beragam bendera serikat pekerja dikibarkan dan menjadi penanda identitas masing-masing kelompok di tengah ribuan peserta yang hadir.
Meski terjadi kepadatan, aparat gabungan TNI-Polri telah disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Kepadatan lalu lintas juga terjadi di beberapa ruas jalan sekitar Monas. Puluhan bus serta kendaraan pribadi yang mengangkut peserta aksi tampak dikawal petugas kepolisian menuju lokasi.
Arus kendaraan sempat tersendat dari kawasan Kwitang hingga Jalan Medan Merdeka Barat, namun banyak peserta tetap memilih berjalan kaki menuju titik utama acara.
Selain buruh, aksi ini juga diikuti oleh komunitas ojek online (ojol) yang turut menyampaikan aspirasi mereka dalam momentum tahunan tersebut.
Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam peringatan May Day 2026 di Monas.
Ia juga menyebut adanya rencana aksi di depan Gedung DPR RI, namun kemudian berubah setelah dialog langsung antara perwakilan buruh dan pemerintah.
Diperkirakan sekitar 100 ribu massa buruh dari berbagai elemen serikat pekerja akan hadir di Monas. Selain di Jakarta, peringatan Hari Buruh juga digelar serentak di 38 provinsi dan lebih dari 350 kota di Indonesia, termasuk Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Banda Aceh, Batam, Palembang, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, hingga Morowali.
Sumber: ANTARA