IHSG Menguat Seiring Sentimen Positif Bursa Asia dan Turunnya Harga Minyak Global

waktu baca 2 menit

IHSG dan Bursa regional Asia bergerak menguat yang didukung oleh meredanya tensi konflik dan ketegangan di Timur Tengah

Jakarta (KABARIN) - IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat pada perdagangan Rabu sore, sejalan dengan penguatan bursa kawasan Asia serta meredanya ketegangan geopolitik yang menekan harga minyak dunia.

IHSG naik 35,36 poin atau 0,50 persen ke level 7.092,47. Sementara indeks LQ45 juga menguat 0,17 persen ke posisi 682,76.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengatakan penguatan ini didorong oleh sentimen global yang membaik.

“IHSG dan Bursa regional Asia bergerak menguat yang didukung oleh meredanya tensi konflik dan ketegangan di Timur Tengah,” ujarnya.

Sentimen positif datang dari koreksi harga minyak mentah global. Minyak WTI turun 8,86 persen ke 93,21 dolar AS per barel, sementara Brent turun 7,75 persen ke 101,36 dolar AS per barel.

Pasar juga merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut adanya peluang pembicaraan ulang dengan Iran serta potensi meredanya ketegangan di Selat Hormuz. Pelaku pasar menilai ini sebagai sinyal positif terhadap risiko geopolitik global.

Dari dalam negeri, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi pasar, penguatan likuiditas, dan pengendalian pembelian valuta asing.

Sejalan dengan itu, Rupiah juga tercatat menguat ke Rp17.387 per dolar AS.

Secara sektoral, delapan sektor tercatat menguat, dipimpin transportasi & logistik yang naik 2,02 persen. Sementara sektor keuangan menjadi yang paling tertekan dengan pelemahan 0,90 persen.

Dari sisi perdagangan, frekuensi transaksi mencapai 2,47 juta kali dengan nilai transaksi Rp17,71 triliun. Tercatat 341 saham menguat, 290 melemah, dan 186 stagnan.

Bursa saham Asia juga bergerak positif, dengan indeks Nikkei, Shanghai, Hang Seng, dan Straits Times kompak ditutup di zona hijau.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka