PAM Jaya Kejar Target 5.000 Toren Gratis Buat Warga Jakarta Tahun Ini

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Perumda PAM Jaya menargetkan pembagian hingga 5.000 toren air gratis untuk warga Jakarta sepanjang 2026. Program ini jadi bagian dari upaya memperkuat layanan air bersih sekaligus membantu masyarakat yang terdampak pembangunan jaringan perpipaan di berbagai wilayah ibu kota.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan target tersebut bisa tercapai jika distribusi toren terus berjalan cepat hingga akhir tahun.

"Kalau sampai akhir tahun distribusi terus berjalan dan bergeraknya cepat seperti ini, kemungkinan besar totalnya bisa 5.000 toren gratis ke warga Jakarta," kata Arief dalam agenda serah terima bantuan toren air gratis di RT 12/RW 08, Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis.

Menurut Arief, PAM Jaya bahkan menargetkan distribusi sekitar 1.000 toren di masing-masing wilayah Jakarta apabila program berjalan sesuai rencana.

"Kalau pergerakannya cepat seperti ini kemungkinan besar bisa menjadi 1.000 toren per wilayah, jadi total sekitar 5.000 toren tahun ini," ujarnya.

Saat ini, PAM Jaya sudah membagikan sekitar 1.000 toren kepada masyarakat di lima wilayah Jakarta. Salah satu titik distribusi berada di Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Program bantuan ini dijalankan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Endang Nugrahani Pramono Anung.

"Hari ini bagian dari perpanjangan program-program yang dikerjasamakan dengan ibu-ibu PKK. Bu Gubernur selaku Ketua PKK DKI Jakarta sudah hadir menyerahkan toren gratis kepada masyarakat yang memang perlu dibantu," jelas Arief.

Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan memastikan distribusi air bersih tetap berjalan lancar, terutama di wilayah yang masih dalam proses pembangunan jaringan perpipaan.

Di sisi lain, Arief juga meminta maaf kepada warga yang terdampak proyek pipanisasi di sejumlah kawasan Jakarta. Menurutnya, pembangunan itu merupakan bagian dari percepatan layanan air bersih agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.

"Kami terus mencoba bekerja lebih baik lagi untuk merapikan galian-galian karena memang mau tidak mau kita harus membangun pipanisasi di Jakarta," ucapnya.

Arief menambahkan, percepatan pembangunan jaringan air bersih juga merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta agar warga bisa segera menikmati layanan air bersih yang optimal.

"Titah Pak Gubernur kepada kami adalah mempercepat proses pembangunan ini supaya masyarakat nanti bisa menikmati air bersih pada waktunya," tuturnya.

Ke depan, PAM Jaya berharap pembangunan infrastruktur air bersih ini bisa membawa perubahan besar bagi kualitas hidup warga Jakarta.

"Mudah-mudahan ini bisa membuat banyak perubahan peradaban untuk kehidupan masyarakat Jakarta kelak," katanya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka