Pemprov DKI Segera Tetapkan Tarif Baru Transjabodetabek Rute Soetta-Blok M

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengumumkan tarif baru Transjabodetabek untuk rute Bandara Soekarno-Hatta menuju Blok M.

“Tarif TJ pada waktu saya secara resmi mencanangkan, pada waktu itu dikasih period untuk tiga bulan. Dan tiga bulan kan belum selesai, baru akan selesai, dan segera akan kita putuskan untuk itu,” ungkap Pramono di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat.

Pramono menegaskan tarif khusus tersebut hanya akan berlaku untuk rute Bandara Soekarno-Hatta–Blok M. Sementara tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek lainnya tetap berlaku seperti saat ini, yakni Rp2.000 pada pukul 05.00–07.00 WIB dan Rp3.500 setelah pukul 07.00 WIB.

“Kenapa yang Soekarno Hatta berbeda? Yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga cost-nya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain,” papar Pramono.

Menurut dia, biaya operasional rute tersebut memang lebih tinggi dibandingkan koridor lainnya sehingga diperlukan skema tarif tersendiri agar subsidi yang ditanggung pemerintah tidak terlalu besar.

Sebelumnya, pada 12 Maret 2026, Pemprov DKI Jakarta resmi meluncurkan rute Transjabodetabek SH2 dengan trayek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta.

Rute tersebut melintasi 23 titik pemberhentian dengan estimasi waktu tempuh sekitar 121 menit dan panjang lintasan mencapai 65,1 kilometer.

Sebanyak 14 armada disiapkan untuk melayani rute itu dengan waktu tunggu atau headway sekitar 10 hingga 20 menit. Bus pada trayek tersebut juga dilengkapi ruang penyimpanan koper untuk memudahkan penumpang menuju dan dari bandara.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka