Moskow (KABARIN) - Italia mengirim dua kapal penyapu ranjau ke Timur Tengah dekat Selat Hormuz untuk mencari dan menghancurkan ranjau laut, kata Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto selama sesi gabungan komite urusan luar negeri dan pertahanan parlemen, Rabu.
"Sebagai langkah antisipasi, kami sedang mengatur pengerahan dua kapal penyapu ranjau di dekat selat - pertama di Mediterania timur, kemudian di Laut Merah sebagai bagian dari misi yang sedang berlangsung seperti Mediterraneo Sicuro dan Aspides," kata Crosetto seperti dikutip kantor berita Ansa.
Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah target Iran, termasuk Teheran, yang menimbulkan lebih dari 3.000 korban jiwa. Iran kemudian melakukan aksi balasan, dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS yang berada di Kawasan Timur Tengah.
Kemudian pada 8 April kedua pihak bertikai menyatakan gencatan senjata selama dua pekan. Pembicaraan selanjutnya antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesimpulan.
Meski tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.
Eskalasi konflik ini praktis menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur pasokan utama untuk minyak dan gas alam cair global.
Akibat dari ketegangan di kawasan perairan di Timur Tengah tersebut, harga bahan bakar mengalami kenaikan di banyak negara di dunia.
Baca juga: Australia Siap Gabung Inggris dan Prancis untuk Amankan Selat Hormuz
Baca juga: Inggris Siapkan Kapal Perang hingga Jet Tempur untuk Amankan Selat Hormuz
Sumber: SPU