Xi Jinping: China dan AS Harusnya Bermitra, Bukan Bersaing

waktu baca 2 menit

Istanbul (KABARIN) - Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa China dan Amerika Serikat seharusnya menjadi mitra, bukan rival. Pernyataan itu disampaikan Xi saat bertemu Presiden AS Donald Trump di Beijing, Kamis (14/5).

Dalam sambutan pembukaannya di Balai Agung Rakyat, Xi menekankan bahwa hubungan kerja sama antara dua negara besar tersebut akan membawa keuntungan bersama. Sebaliknya, konfrontasi justru dinilai hanya akan merugikan kedua pihak.

"Kita harus saling membantu untuk meraih keberhasilan, kemakmuran bersama, dan menemukan jalan yang tepat bagi negara-negara besar untuk menjalin hubungan di era baru ini," ujar Xi.

Xi juga mengatakan China dan AS sebenarnya memiliki lebih banyak kepentingan bersama dibandingkan perbedaan yang selama ini sering menjadi sorotan.

Menurut dia, keberhasilan satu negara tidak perlu dipandang sebagai ancaman bagi negara lain. Justru, pencapaian salah satu pihak bisa menjadi peluang untuk saling berkembang.

Ia menilai hubungan bilateral yang stabil antara China dan AS juga penting bagi kondisi global, terutama di tengah situasi dunia yang masih penuh tantangan.

Dalam pertemuan tersebut, Xi menyatakan dirinya siap membahas berbagai isu strategis bersama Trump, baik yang berkaitan dengan kepentingan kedua negara maupun komunitas internasional.

Xi juga berharap tahun 2026 bisa menjadi momentum penting yang membuka babak baru hubungan China-AS dengan arah yang lebih positif dan stabil.

Pertemuan kedua pemimpin itu menjadi perhatian dunia karena hubungan China dan AS selama beberapa tahun terakhir kerap diwarnai persaingan di bidang ekonomi, perdagangan, teknologi, hingga geopolitik.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka