Istanbul (KABARIN) - Kim Jong Un kembali memberi perhatian serius pada keamanan negaranya. Dalam pertemuan dengan para komandan militer tertinggi Korea Utara, Kim memerintahkan peningkatan pertahanan di wilayah perbatasan selatan yang berbatasan dengan Korea Selatan.
Menurut laporan media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pertemuan tersebut digelar pada Minggu (17/5) dan dihadiri para komandan divisi serta brigade militer dari seluruh negeri.
Dalam rapat itu, Kim membahas berbagai tugas militer dan politik utama yang dianggap penting untuk memperkuat kesiapan pertahanan Korea Utara.
Kim secara khusus menekankan pentingnya memperkuat unit garis depan yang menjaga wilayah perbatasan selatan. Ia juga meminta agar kawasan tersebut diubah menjadi “benteng yang tak tertembus”.
Selain fokus pada pengamanan perbatasan, Kim juga menyoroti pentingnya modernisasi militer. Ia meminta penguatan unit-unit utama “secara militer dan teknis” demi meningkatkan kemampuan pencegahan perang Korea Utara.
Tak cuma itu, Kim juga mendorong perubahan sistem pelatihan militer agar lebih mengikuti perkembangan perang modern dan kemajuan teknologi militer yang semakin cepat.
Pemimpin Korea Utara itu juga meminta seluruh komandan menjaga tingkat kesiapan tempur tetap tinggi sekaligus memperkuat kesadaran terhadap apa yang disebut sebagai “musuh utama” Korea Utara.
Pertemuan penting tersebut turut dihadiri Kepala Staf Umum Tentara Rakyat Korea Ri Yong Gil dan penasihat Kementerian Pertahanan Nasional Pak Jong Chon.
Sumber: ANAD