Moskow (KABARIN) - Penyebaran hantavirus dilaporkan terjadi di kalangan personel militer Ukraina yang bertugas di wilayah Sumy, dekat garis depan konflik.
Menurut keterangan lembaga penegak hukum Rusia kepada RIA Novosti, kasus hantavirus sudah terkonfirmasi menyerang sejumlah tentara Ukraina di kawasan tersebut.
"Dokter Kiev, Irina Semenova, menyatakan hantavirus tersebar luas di kalangan personel militer angkatan bersenjata Ukraina di wilayah Sumy," tulis laporan itu.
Dokter Irina Semenova menyebut kondisi di area garis depan menjadi salah satu faktor utama penyebaran virus.
Menurut dia, banyaknya tikus, lingkungan yang tidak higienis, serta menurunnya daya tahan tubuh prajurit membuat risiko penularan semakin tinggi.
Sebelumnya, lembaga penegak hukum Rusia juga melaporkan penjaga perbatasan Ukraina di wilayah Chernigov mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat hantavirus.
Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang dapat menular ke manusia melalui kontak dengan hewan pengerat seperti tikus.
Virus ini dapat memicu gangguan kesehatan serius, mulai dari demam berdarah dengan sindrom ginjal hingga gangguan paru-paru.
Sumber: SPU