Trump Harap Penundaan Serangan ke Iran Jadi Jalan Perdamaian

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan harapannya bahwa keputusan menunda sementara rencana serangan terhadap Iran dapat menjadi awal menuju tercapainya perdamaian yang berkelanjutan.

“Saya menundanya sementara, mudah-mudahan untuk selamanya, tetapi mungkin hanya sementara, karena kami melakukan pembicaraan penting dengan Iran,” kata Trump kepada wartawan pada Senin (18/5).

Ia juga mengklaim bahwa kesepakatan dengan Iran kini berada di tahap yang semakin dekat. Menurutnya, sejumlah negara di Timur Tengah yang meminta penundaan serangan juga optimistis bahwa kesepakatan akan segera tercapai.

Sebelumnya, Trump menyebut telah membatalkan rencana serangan militer ke Iran yang dijadwalkan pada 19 Mei, setelah adanya permintaan dari Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), serta beberapa negara lain.

“Saya diminta oleh Arab Saudi, Qatar, UEA, dan beberapa negara lain untuk menundanya selama dua atau tiga hari karena mereka berpikir kesepakatan hampir tercapai,” ujarnya.

Trump menegaskan bahwa permintaan tersebut muncul di tengah proses negosiasi yang dinilai cukup serius, dengan harapan menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima oleh Amerika Serikat.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan.

Situasi sempat mereda setelah gencatan senjata diumumkan pada 7 April dengan masa berlaku dua pekan. Namun, perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad dilaporkan tidak membuahkan hasil, sebelum akhirnya Trump memperpanjang jeda konflik untuk memberi ruang bagi Iran menyampaikan proposal baru.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka