Gubernur California Tidak Akan Menoleransi Aksi Teror di Masjid San Diego

waktu baca 2 menit

Istanbul (KABARIN) - Gubernur Gavin Newsom menegaskan bahwa dirinya tidak akan menoleransi aksi teror maupun intimidasi terhadap komunitas keagamaan setelah insiden penembakan mematikan terjadi di Islamic Center of San Diego, Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya pada Senin (18/5), Newsom mengaku terkejut atas serangan kekerasan yang terjadi di pusat komunitas Muslim tersebut. Menurut dia, tempat ibadah seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk berkumpul dan beribadah.

“Hari ini, ruang komunitas ini hancur oleh tembakan senjata. California menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan komunitas yang terdampak oleh penembakan hari ini,” kata Newsom.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak seharusnya merasa takut saat berada di tempat ibadah.

“Para jamaah di mana pun seharusnya tidak perlu takut akan keselamatan nyawa mereka. Kebencian tidak memiliki tempat di California, dan kami tidak akan menoleransi tindakan teror atau intimidasi terhadap komunitas keagamaan,” tambahnya.

“Kepada komunitas Muslim San Diego: California berdiri bersama Anda,” lanjut Newsom.

Berdasarkan keterangan pihak berwenang, insiden penembakan itu menewaskan tiga orang, termasuk seorang petugas keamanan yang berada di lokasi.

Sementara itu, dua terduga pelaku penembakan juga dilaporkan tewas akibat luka tembak yang mereka lakukan sendiri.

Hingga kini, aparat penegak hukum masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi lengkap insiden penembakan tersebut.

Baca juga: Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka