Jakarta (KABARIN) - Perumda Dharma Jaya bersinergi dengan berbagai instansi memastikan daging kurban yang dipotong dan didistribusikan kepada warga Jakarta memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal.
Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya, Irwan Nusyirwan mengatakan, perusahaan menyediakan solusi hulu ke hilir lewat layanan pengelolaan daging kurban yang komprehensif.
"Layanan kami mencakup pemotongan, pemisahan karkas, hingga pengemasan khusus dalam takaran kilogram. Hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam proses distribusi yang lebih praktis dan higienis," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Untuk pemotongan hewan kurban, Irwan menegaskan perusahaan berkomitmen memberikan layanan yang aman, sehat, dan terpercaya. Seluruh proses dikelola menggunakan fasilitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang telah tersertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan halal.
“Fasilitas pemotongan semi-mekanik memiliki kapasitas operasional mencapai 200 hingga 250 ekor per hari," kata dia.
Lalu, sebagai bagian dari standardisasi layanan, perusahaan mengerahkan 100 personel profesional, termasuk juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat serta tim pengemasan yang kompeten.
Irwan mengatakan, seluruh hewan kurban yang dikelola Dharma Jaya wajib melalui pemeriksaan ketat oleh tim dokter hewan untuk memastikan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) serta penyakit menular lainnya.
"Melalui fasilitas rantai dingin (cold chain) yang dimiliki perusahaan, mata rantai distribusi daging kurban dipastikan tetap segar hingga diterima oleh masyarakat yang berhak," kata dia.
Langkah strategis Perumda Dharma Jaya ini, sambung Irwan, sejalan dengan instruksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengarahkan pemotongan hewan kurban ke RPH resmi.
Upaya tersebut bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan kota serta meminimalisir risiko pencemaran limbah pemotongan di area publik.
Sumber: ANTARA