Prabowo Ucapkan Terima Kasih kepada PDIP atas Peran Demokrasi

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP karena menjadi satu-satunya partai di parlemen yang berada di luar pemerintahan saat ini.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu.

Menurut Prabowo, keberadaan oposisi penting untuk menjaga sistem demokrasi tetap sehat karena ada fungsi pengawasan dan keseimbangan terhadap pemerintah.

"Tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah, dan saya hormati, saya hargai itu, demokrasi kita perlu check and balance, saya faham dan mengerti, PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah, saya mengerti itu, sebenernya, saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita," kata Prabowo di depan anggota DPR RI dan pejabat negara.

Prabowo menilai setiap pemimpin harus siap menerima kritik. Menurut dia, pemerintahan juga perlu diawasi agar tetap berjalan sesuai aturan.

Ia bahkan mengaku sering memikirkan kritik keras dari PDIP yang disampaikan kepada pemerintah.

"Kadang-kadang saya malem-malem sebelum tidur, pilu hati saya, ini anggota PDIP, ini kritiknya kadang-kadang keras banget, tetapi saya sadar lama-lama sebetulnya mungkin ada dasarnya, ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tetapi sebenarnya dia menyelamatkan kita," ujar Prabowo.

"Jadi, saya terima kasih, saya hormati pengorbanan kalian," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkap dirinya telah memberi arahan kepada para menteri agar tidak menghambat perusahaan yang punya hubungan dengan PDIP jika mengikuti tender proyek pemerintah.

"Tanya, saya selalu mengatakan, menteri-menteri minta petunjuk. Pak ini bagaimana Pak? Ada proyek, ada tender. Tetapi ini di belakangnya ada PDIP. Benar? Ayo menteri-menteri benar kan. Tetapi apa jawaban saya? Tidak ada masalah! Kalau dia menang, menang aja, jangan lihat latar belakangnya," kata Prabowo yang langsung disambut tepuk tangan anggota dewan.

Prabowo mengatakan sikap itu ia lakukan karena mencontoh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut dia, Megawati pernah membantu dirinya dalam urusan ekonomi saat belum berada di pemerintahan.

"Waktu saya gak berkuasa, Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi. Gak, saya mau terbuka, saya gak berkuasa waktu itu alias luntang lantunglah. Ibu Megawati Soekarnoputri intervensi mengatakan Kalau memang Prabowo yang menang tender itu, jangan diganggu, diteruskan. Saya sekarang mengikuti contoh Beliau, saya sekarang Presiden, tidak boleh kita lihat latar belakang politik, kalau dia bener, dia menang dengan bener harus kita berikan saudara-saudara," kata Prabowo.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka