Kemensos Lelang Emas 6,2 Kg Buat Bantu Keluarga Rentan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Sosial (Kemensos) membuka lelang terbuka untuk aset berupa logam mulia dan perhiasan emas seberat total 6,2 kilogram, ditambah ratusan perhiasan mutiara. Nilai limit seluruh barang yang dilelang mencapai lebih dari Rp10,1 miliar dan hasilnya bakal dipakai untuk membantu keluarga rentan di Indonesia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, seluruh barang berharga tersebut merupakan barang milik negara yang berasal dari Hadiah Tidak Tertebak (HTT) dan Hadiah Tidak Diambil Pemenangnya (HTDP) dari penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah (UGB) sejak 2008.

"Barang-barang ini dikumpulkan sesuai aturan yang berlaku dan diserahkan ke Kemensos. Nilai limit lelang keseluruhan yang ditetapkan adalah sebesar Rp10.176.929.000," kata dia di Jakarta, Kamis.

Kemensos mencatat barang yang dilelang terdiri dari 738 keping logam mulia dengan berat total 3.230 gram, lalu 832 keping perhiasan emas seberat 2.967 gram, serta 756 pasang perhiasan mutiara.

Dana yang terkumpul dari hasil lelang nantinya akan dialokasikan sepenuhnya untuk program kesejahteraan sosial, terutama bagi keluarga prasejahtera dan kelompok rentan.

"Hasilnya sepenuhnya untuk membantu keluarga-keluarga yang memang secara nyata membutuhkan bantuan, baik itu untuk pembangunan rumah supaya lebih layak huni maupun bantuan-bantuan usaha sebagai dukungan agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi," ujar Saifullah.

Lelang ini dibuka secara transparan untuk masyarakat umum lewat sistem daring sejak 13 Mei dan akan ditutup pada 25 Mei 2026 pukul 14.35 WIB sesuai waktu server aplikasi lelang.

Sementara itu, tahapan penjelasan lelang atau aanwijzing dijadwalkan berlangsung pada Kamis siang melalui aplikasi pertemuan virtual.

Saifullah berharap lelang tersebut bisa menarik banyak peserta sehingga nilai penjualan akhir dapat melampaui harga limit yang sudah ditentukan. Dengan begitu, bantuan sosial yang nantinya disalurkan ke berbagai daerah juga bisa semakin optimal.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka