Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran "Pelan Tapi Pasti"

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan negaranya semakin dekat dengan kemungkinan tercapainya kesepakatan baru dengan Iran. Meski prosesnya berjalan lambat, Trump menilai perkembangan yang ada sejauh ini mengarah ke hasil yang positif.

Dalam wawancara bersama menantunya, Lara Trump, yang ditayangkan Fox News, Trump menyebut negosiasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa jika ingin menghasilkan kesepakatan yang benar-benar menguntungkan.

"Jika Anda terburu-buru, Anda tidak akan menghasilkan kesepakatan yang baik. Dan perlahan tapi pasti, saya rasa, kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Dan jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita akan mengakhirinya dengan cara yang berbeda," kata Trump.

Pernyataan tersebut muncul di tengah hubungan yang masih tegang antara Washington dan Teheran setelah konflik militer yang terjadi beberapa bulan lalu.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang serta menyebabkan kerusakan infrastruktur dalam skala besar.

Situasi yang memanas akhirnya mereda setelah kedua pihak mengumumkan gencatan senjata pada 8 April. Kesepakatan penghentian sementara konflik itu membuka peluang bagi jalur diplomasi untuk kembali dijalankan.

Namun, upaya perundingan yang digelar di Islamabad, Pakistan, belum menghasilkan terobosan berarti. Pembicaraan antara kedua pihak berakhir tanpa kesimpulan yang jelas terkait langkah lanjutan menuju penyelesaian konflik.

Meski belum ada laporan mengenai kembalinya aksi militer setelah gencatan senjata diberlakukan, ketegangan antara kedua negara belum sepenuhnya hilang. Amerika Serikat diketahui mulai menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, yang dinilai semakin menambah tekanan terhadap Teheran.

Di tengah situasi tersebut, pernyataan Trump menunjukkan bahwa Washington masih membuka peluang untuk mencapai kesepakatan melalui jalur diplomatik. Namun, ia juga mengisyaratkan bahwa opsi lain tetap berada di atas meja apabila negosiasi tidak berjalan sesuai harapan pemerintah AS.

Perkembangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran pun masih menjadi perhatian dunia internasional, mengingat dampaknya yang besar terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan perekonomian global.

Sumber: Sputnik_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka