AS Dilaporkan Kawal 70 Kapal Dagang di Selat Hormuz

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Amerika Serikat dilaporkan telah memberikan pengawalan terhadap sekitar 70 kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz dalam kurun tiga pekan terakhir.

Informasi tersebut diungkap harian The New York Times (NYT) dengan mengutip pejabat dari Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM).

Laporan itu muncul setelah CENTCOM sebelumnya membantah kabar yang menyebut Washington kembali menjalankan misi pengawalan kapal di jalur pelayaran strategis tersebut.

Menurut sumber yang dikutip NYT, pihak militer AS tidak merinci identitas kapal-kapal yang mendapat pengawalan maupun jalur pelayaran yang mereka tempuh.

Seorang pejabat hanya memastikan bahwa setidaknya ada satu kapal yang berlayar di wilayah dekat pesisir Iran.

Di sisi lain, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz.

Perkembangan ini terjadi ketika hubungan antara Washington dan Teheran menunjukkan tanda-tanda mereda setelah sebelumnya diwarnai ketegangan yang tinggi.

Pada 29 Mei lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencabutan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Namun, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menilai militer AS masih melanjutkan blokade tersebut meskipun pengumuman pencabutan telah disampaikan.

Pekan ini, pejabat dari kedua negara juga menyepakati perpanjangan masa gencatan senjata selama 60 hari. Dalam kesepakatan tersebut, Iran berjanji membersihkan seluruh ranjau di Selat Hormuz dalam waktu 30 hari.

Selain itu, kedua pihak juga menyetujui bahwa aktivitas pengiriman barang melalui Selat Hormuz tidak akan dikenakan biaya tambahan atau pungutan apa pun.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan lebih dari 3.000 korban jiwa.

Kemudian pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Meski demikian, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, sehingga AS sempat memberlakukan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka