Pakistan Serukan Penguatan Kerja Sama Internasional Demi Perdamaian Timteng

waktu baca 2 menit

Dhaka (KABARIN) - Shehbaz Sharif mengajak komunitas internasional untuk bekerja sama mewujudkan “perdamaian abadi” di kawasan Timur Tengah, di tengah upaya Pakistan memperkuat perannya sebagai mediator dalam diplomasi regional.

Seruan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Sharif dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, yang berlangsung di Islamabad.

Dalam kesempatan itu, Sharif menyampaikan apresiasi atas dukungan Uni Eropa terhadap upaya perdamaian di kawasan Teluk. Ia juga menyoroti peran sejumlah pejabat Pakistan dalam mendorong proses diplomasi, termasuk Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Ishaq Dar serta Kepala Staf Angkatan Darat Syed Asim Munir.

“Beliau menekankan secara khusus perlunya komunitas internasional, termasuk Uni Eropa, untuk bekerja sama guna memastikan perdamaian abadi di kawasan tersebut,” demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Pakistan, Selasa.

Sementara itu, Kallas memberikan apresiasi terhadap kontribusi Pakistan dalam menjaga stabilitas kawasan dan menyebut bahwa Uni Eropa ingin memperkuat hubungan strategis dengan Islamabad.

“Pakistan adalah kekuatan regional utama dan mitra penting bagi Uni Eropa,” demikian kutipan pernyataannya.

Dalam wawancara dengan Geo TV, Kallas juga menilai Pakistan memiliki peran penting dalam memfasilitasi komunikasi antara Amerika Serikat dan Iran serta dalam berbagai isu keamanan regional lainnya.

Melalui unggahan di platform X, Kallas menyampaikan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Sharif dan Ishaq Dar terkait penguatan hubungan Uni Eropa–Pakistan, serta bertemu dengan Syed Asim Munir di markas militer di Rawalpindi.

Ia juga mengapresiasi peran Pakistan dalam memfasilitasi pembicaraan antara AS dan Iran.

“Saya memuji Pakistan atas peran kuncinya dalam memfasilitasi pembicaraan AS-Iran,” tulisnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, peran diplomatik Pakistan dinilai semakin menonjol seiring keterlibatannya dalam upaya de-eskalasi ketegangan di kawasan Teluk dan dorongan untuk membuka jalur dialog antarnegara yang berkonflik.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka