Sudah dari kemarin (Senin) banyak ikan mati mengambang di saluran irigasi dan hari ini terlihat semakin banyak ikan yang mati
Karawang (KABARIN) - Berbagai jenis ikan mati secara massal di sejumlah titik sepanjang saluran irigasi induk atau saluran primer di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat mengerahkan personel untuk melakukan investigasi.
Seorang warga Guro, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Ujang, di Karawang, Selasa, mengaku sudah melihat ikan mati di saluran irigasi sejak Senin (1/6) malam. Kemudian hingga Selasa ini ikan yang mati semakin banyak.
"Sudah dari kemarin (Senin) banyak ikan mati mengambang di saluran irigasi dan hari ini terlihat semakin banyak ikan yang mati," katanya.
Ikan-ikan banyak yang mati terlihat di sejumlah titik saluran irigasi primer di Karawang, seperti di Tanggul Johar, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, serta di sekitar saluran irigasi Perumahan CKM.
Di antara jenis ikan yang mati itu seperti ikan tawes, baung, dan jenis ikan air tawar lainnya. Bahkan ikan sapu-sapu juga banyak yang terlihat mati di saluran irigasi.
Ikan-ikan yang mati itu mengambang dan berkumpul di pinggiran saluran irigasi.
Atas kondisi itu masyarakat berinisiatif mengambil dan mengumpulkan ikan yang mati tersebut. Bahkan ada beberapa masyarakat yang justru membawa ikan mati ke rumahnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab ikan mati secara massal itu. Namun sejumlah warga menyebutkan kondisi tersebut terjadi akibat adanya pembuangan limbah cair ke saluran irigasi.
Kepala DLH Karawang Asep Suryana mengaku sudah mengambil sampling air saluran irigasi tempat ikan mati secara massal di sejumlah titik saluran irigasi di Karawang.
"Beberapa petugas kami sudah meluncur ke lokasi dan mengambil sampel air dan juga ikan yang mati. Kami belum tahu penyebabnya karena masih diselidiki," kata Asep Suryana.
Sumber: ANTARA