China (KABARIN) - BYD mempublikasikan foto-foto sedan flagship D-Class terbarunya, yang secara internal disebut sebagai Great Han (Da Han atau Han 9), sebuah sedan premium berbodi ramping.
Laman warta China Carnewschina, Senin waktu setempat, melaporkan, bahwa General Manager Divisi Penjualan Dynasty Network BYD, Lu Tian, membagikan gambar resmi tersebut melalui Weibo, menampilkan sedan yang menjadi saudara dari SUV flagship Great Tang dengan bodi dan jarak sumbu roda yang lebih panjang.
Desain eksteriornya memiliki DNA gaya yang sama dengan Han L, terutama pada bagian depan, di mana terdapat elemen trim horizontal yang menghubungkan lampu depan di sepanjang tepi depan kap mesin.
Dari samping, Great Han menampilkan siluet yang ramping dan memanjang, garis atapnya mulai menurun dari pilar B. Di bagian belakang, kendaraan ini menggunakan rangkaian lampu yang membentang penuh dari sisi ke sisi, sementara bumper belakang diperkirakan akan memiliki desain yang berbeda dari Han L.
Di dalam kabin, interiornya banyak mengambil inspirasi dari model “Da Tang”, dengan desain setir yang familiar serta tata letak yang berfokus pada kenyamanan premium dan fungsionalitas.
Flagship baru ini akan tersedia dalam konfigurasi plug-in hybrid (PHEV) dan listrik murni (BEV). Model ini akan menggunakan Blade Battery generasi kedua milik BYD serta teknologi pengisian daya ultra-cepat.
Berdasarkan informasi awal, jajaran modelnya akan mencakup dua varian utama, yakni jarak tempuh 880 km AWD LiDAR Flagship Edition, dan 1.008 km RWD LiDAR Exclusive Edition.
Great Han secara luas diperkirakan merupakan model produksi yang lahir dari “kampanye penamaan sedan flagship D-Class pertama BYD Dynasty” yang sebelumnya diinisiasi oleh Lu Tian. Kendaraan ini diperkirakan akan resmi diluncurkan ke pasar pada kuartal ketiga tahun ini.
BYD mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan total penjualan 376.990 unit pada bulan Mei. Pada bulan Maret lalu, BYD meluncurkan teknologi pengisian daya cepat megawatt (megawatt flash charging), dengan Han L dan Tang L menjadi model pertama yang mendukung teknologi tersebut.
Namun, penjualan Han L belum menunjukkan hasil yang baik. Pada April lalu, penjualan Han L di China hanya sedikit melampaui 1.000 unit, turun 69,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).
Sumber: Car News China