Jakarta (KABARIN) - Aktor Hollywood Jason Momoa kembali menunjukkan kecintaannya pada kendaraan ramah lingkungan dengan cara yang tidak biasa. Kali ini, bintang film "Aquaman" tersebut mengubah sejumlah kendaraan klasik, termasuk motor Harley-Davidson berusia hampir 100 tahun, menjadi kendaraan listrik dan hybrid modern.
Dilansir dari Carscoops, proyek ambisius tersebut menjadi bagian dari musim kedua serial dokumenternya yang berjudul "On The Roam". Untuk mewujudkan ide tersebut, Momoa bekerja sama dengan perusahaan konversi kendaraan listrik asal Inggris, Electrogenic.
Dalam proyek ini, Electrogenic menangani lima kendaraan klasik sekaligus, terdiri dari tiga motor Harley-Davidson lawas dan dua Land Rover legendaris. Tak hanya itu, perusahaan tersebut juga membuat trailer petualangan bertenaga baterai untuk mendukung perjalanan jarak jauh di alam terbuka.
Bagian yang paling menarik datang dari modifikasi motor Harley-Davidson klasik. Berbeda dari konversi kendaraan listrik pada umumnya yang biasanya melepas mesin bensin asli, Electrogenic justru mempertahankan mesin bawaan pada dua motor Harley-Davidson Model JD dan mengubahnya menjadi kendaraan plug-in hybrid (PHEV).
Dengan sistem tersebut, Jason Momoa bisa memilih tiga mode berkendara sekaligus. Motor dapat berjalan menggunakan tenaga listrik, menggunakan mesin bensin asli, atau memadukan keduanya untuk menghasilkan performa yang lebih optimal.
Motor listrik yang dipasang menghasilkan tenaga sekitar 15 hp (11 kW), sementara mesin bensin aslinya tetap mampu menyumbang tenaga sekitar 20 hp (15 kW). Ketika kedua sistem bekerja bersamaan, performa motor menjadi lebih responsif dibanding versi aslinya.
Menariknya lagi, motor listrik tersebut menghasilkan torsi hingga 260 Nm. Angka ini cukup besar untuk menghilangkan kebutuhan penggunaan kick starter tradisional yang selama ini menjadi ciri khas motor klasik.
Sementara itu, satu unit Harley-Davidson Model FD keluaran 1921 mendapatkan perlakuan berbeda. Karena mesin aslinya sudah tidak bisa diperbaiki, motor tersebut diubah menjadi kendaraan listrik sepenuhnya.
Ketiga motor klasik itu menggunakan baterai berkapasitas 2,7 kWh yang disembunyikan secara rapi di dalam tas samping bergaya vintage. Dengan cara ini, tampilan klasik motor tetap terjaga meski teknologi di dalamnya sudah jauh lebih modern.
Dalam mode listrik, motor-motor tersebut diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 80 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sistem pengeremannya juga telah diperbarui dengan teknologi modern untuk meningkatkan keamanan berkendara.
Tak hanya fokus pada motor, Jason Momoa juga mengubah dua Land Rover klasik menjadi kendaraan listrik penuh. Kedua kendaraan tersebut adalah Land Rover Series I dan Land Rover Series IIA 109 Dormobile.
Meski telah beralih ke tenaga listrik, sistem penggerak empat roda dan transfer case asli tetap dipertahankan. Artinya, kemampuan off-road khas Land Rover masih tetap terjaga, tetapi kini hadir dengan akselerasi yang lebih cepat dan suara yang jauh lebih senyap.
Land Rover Series I dibekali baterai 48 kWh dan motor listrik bertenaga 201 hp (150 kW). Sementara itu, Dormobile menggunakan baterai 62 kWh dengan motor listrik 161 hp (120 kW).
Kedua mobil tersebut memiliki jarak tempuh sekitar 240 kilometer dalam penggunaan normal dan sudah mendukung pengisian cepat menggunakan standar CCS.
Khusus untuk Dormobile, area berkemahnya juga mengalami modernisasi. Kompor berbahan bakar gas diganti dengan kompor induksi listrik, menjadikannya salah satu camper klasik yang sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik.
Petualangan listrik ala Jason Momoa semakin lengkap dengan hadirnya trailer kemah Schutt Industries XVENTURE XV-2 yang juga mendapatkan upgrade baterai berkapasitas besar, yakni 93 kWh.
Trailer tersebut diklaim mampu menyuplai listrik untuk berbagai kebutuhan berkemah hingga satu bulan penuh. Selain itu, baterainya juga bisa berfungsi sebagai stasiun pengisian daya bergerak saat menjelajah daerah terpencil.
Lewat proyek ini, Jason Momoa membuktikan bahwa kendaraan klasik tidak harus kehilangan karakter aslinya untuk mengikuti perkembangan teknologi. Dengan sentuhan modern, motor dan mobil lawas tetap bisa tampil ikonik sekaligus lebih ramah lingkungan.
Sumber: Carscoops