Mobileye Siapkan Layanan Robotaxi di AS Mulai Tahun Depan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Mobileye secara resmi mengumumkan keikutsertaannya dalam persaingan industri mobilitas masa depan melalui peluncuran layanan robotaxi di Amerika Serikat mulai tahun depan.

CarsCoops pada Selasa (16/6) waktu setempat melaporkan bahwa langkah ini menandai perubahan besar bagi Mobileye, yang sebelumnya dikenal sebagai pemasok teknologi mengemudi otonom, kini bertransformasi menjadi operator armada transportasi tanpa pengemudi.

Perusahaan menyatakan layanan robotaxi akan dimulai di sejumlah kawasan metropolitan utama di Amerika Serikat dengan tahap awal sekitar 100 unit kendaraan yang dilengkapi sensor dan perangkat pemindai di berbagai sisi kendaraan.

Mobileye mengatakan peluncuran dilakukan secara bertahap, termasuk uji coba operasional tanpa pengemudi sepenuhnya.

Jika berjalan sesuai rencana, perusahaan menargetkan penambahan hingga sekitar 17.000 unit robotaxi dalam lima tahun ke depan.

Armada ini akan menggunakan sistem Mobileye Drive yang dipadukan dengan platform mobilitas Moovit, mencakup aplikasi pengguna, perencanaan perjalanan multimoda, hingga sistem manajemen armada dan teleoperasi.

CEO Mobileye Amnon Shashua menilai meningkatnya minat terhadap mobilitas otonom membuka peluang besar bagi pendekatan baru berbasis teknologi dan kemitraan industri.

Meski masuk ke bisnis robotaxi, Mobileye tetap akan memasok teknologi Mobileye Drive kepada produsen otomotif dan operator mobilitas lainnya.

Informasi lebih lanjut terkait proyek ini dijadwalkan diumumkan pada acara Capital Markets Day akhir tahun ini. Mobileye juga akan bekerja sama dengan produsen kendaraan yang telah memiliki platform siap pakai untuk teknologi otonom.

Langkah Mobileye ini menambah ketat persaingan di sektor robotaxi yang sebelumnya telah diisi oleh Tesla, Waymo, Zoox milik Amazon, serta Uber yang juga tengah mengembangkan armada kendaraan otonom berbasis Rivian dan Lucid.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka