RI Perkuat Industri Pertahanan Lewat Pengembangan Kendaraan Taktis

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat upaya menuju kemandirian industri pertahanan nasional melalui penandatanganan kerja sama produksi kendaraan taktis dengan mitra luar negeri.

Kesepakatan tersebut dilakukan antara PT Republik Motor Internasional (RMI), anak usaha Republikorp, dan Arquus, perusahaan produsen kendaraan militer asal Prancis yang berada di bawah John Cockerill Group.

“Kemandirian industri pertahanan tidak hanya ditentukan oleh produk yang dihasilkan, tetapi juga oleh penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kualitas sumber daya manusia. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan peningkatan kemampuan yang dapat terus berkembang di Indonesia,” ujar Pendiri Republikorp Group Holding, Norman Joesoef, dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan dalam ajang Eurosatory 2026 di Paris, Prancis, dan menjadi langkah penting dalam penguatan kapasitas produksi kendaraan taktis di Indonesia.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Arquus Thierry Renaudin dan Norman Joesoef, sebagai bentuk komitmen kedua pihak dalam membangun kemitraan jangka panjang yang berfokus pada pengembangan industri pertahanan nasional, termasuk transfer teknologi dan peningkatan kapasitas produksi di dalam negeri.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan manufaktur lokal, meningkatkan kompetensi industri nasional, serta membangun rantai pasok pertahanan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kondisi geografis yang kompleks dinilai membutuhkan kendaraan darat yang andal untuk mendukung mobilitas pasukan, operasi keamanan wilayah, serta berbagai misi pertahanan lainnya.

Melalui kemitraan ini, diharapkan pula terjadi penguatan kemampuan pemeliharaan dan dukungan operasional kendaraan secara domestik guna menunjang kesiapan pertahanan dalam jangka panjang.

Selain aspek pertahanan, pengembangan produksi kendaraan taktis di dalam negeri juga diharapkan memberikan dampak ekonomi, seperti penciptaan lapangan kerja dan peningkatan penguasaan teknologi nasional.

PT RMI merupakan anak perusahaan PT Republikorp Defense Industry Holding yang berfokus pada pengembangan kendaraan dan mobilitas strategis di sektor pertahanan Indonesia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka