AS Ingin Segera Mulai Pembicaraan Teknis dengan Iran usai Penandatanganan MoU

waktu baca 2 menit

Kami berharap dapat memulai pembicaraan teknis sesegera mungkin

Washington (KABARIN) - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan berharap dapat segera memulai pembicaraan teknis dengan Iran setelah kedua negara menyelesaikan penyusunan dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penyelesaian isu nuklir dan pencabutan sanksi.

“Kami berharap dapat memulai pembicaraan teknis sesegera mungkin,” kata juru bicara Gedung Putih pada Kamis (18/6) waktu setempat.

Sementara itu, Wakil Presiden AS J. D. Vance mengatakan rencana kunjungannya ke Swiss untuk menghadiri agenda terkait MoU dengan Iran masih memungkinkan dilaksanakan pada akhir pekan ini. Namun, jadwal tersebut bergantung pada kesiapan delegasi Iran untuk hadir.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan tidak diperlukan lagi upacara resmi penandatanganan di Swiss karena draf nota kesepahaman tersebut telah ditandatangani secara digital oleh presiden kedua negara.

Meski demikian, Teheran menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan dialog dan pembicaraan dengan Washington.

Sebelumnya, pada 14 Juni lalu, Iran dan Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa penyusunan draf memorandum kesepahaman telah rampung. Kedua negara kemudian menandatangani dokumen tersebut secara daring pada Kamis dini hari (18/6).

Dokumen itu memberikan waktu selama 60 hari bagi kedua pihak untuk merundingkan kesepakatan final mengenai program nuklir Iran dan pencabutan sanksi Amerika Serikat.

Selain itu, memorandum tersebut juga memuat jadwal pelaksanaan sejumlah komitmen, termasuk langkah Amerika Serikat terkait pencabutan blokade laut serta komitmen Iran untuk memulihkan kelancaran pelayaran di Selat Hormuz.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka