Gubernur DKI Imbau Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Tetap Tertib dan Jaga Fasilitas Umum

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengimbau para peserta unjuk rasa di Ibu Kota untuk menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa merusak fasilitas umum.

“Yang paling penting, ungkapan untuk ekspresi ini jangan kemudian merusak fasilitas umum,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat.

Ia menegaskan bahwa seluruh fasilitas umum merupakan milik masyarakat Jakarta sehingga perusakan hanya akan merugikan warga sendiri.

Menurut dia, penyampaian pendapat merupakan hak warga negara, namun harus dilakukan dengan tetap menjaga ketertiban dan tidak menimbulkan kerugian publik.

“Saya betul-betul mengimbau, meminta, siapa pun yang melakukan unjuk rasa di Jakarta, jangan merusak fasilitas umum. Itu saja,” ujarnya.

Pada hari yang sama, tercatat lima aksi unjuk rasa digelar di sejumlah titik strategis di Jakarta Pusat yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.

Lokasi aksi meliputi kawasan Monas, Gedung DPR/MPR, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, serta Kementerian Keuangan.

Sebanyak 4.264 personel gabungan kepolisian telah disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyebut aksi pertama dimulai di Jalan Medan Merdeka Selatan sejak pukul 09.00 WIB.

Berikut sejumlah titik aksi yang berlangsung:

Di kawasan DPR/MPR Senayan, aksi digelar mulai pukul 10.00 WIB oleh mahasiswa Universitas Trisakti dan elemen lainnya, dengan potensi kepadatan di Jalan Gatot Subroto.

Di Bundaran HI, aksi mahasiswa ekonomi dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIB dan berpotensi memengaruhi arus di Jalan MH Thamrin.

Sementara di Tugu Tani, aksi berlangsung pukul 13.00 WIB dan berdampak pada lalu lintas di sekitar Jalan Medan Merdeka Timur dan Menteng Raya.

Aksi juga digelar di depan Kementerian Keuangan pada pukul 13.00 WIB yang berpotensi menghambat arus di kawasan Lapangan Banteng dan Pasar Baru.

Petugas kepolisian mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari sejumlah ruas tersebut serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan guna mengurangi kemacetan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka