Kami berharap dapat membawa tim ini ke Piala Dunia pada tahun 2030
Jakarta (KABARIN) - Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman mengaku sempat merasa gugup menjelang pertemuan perdananya dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat.
“Ya, tentu saja saya gemetar,” kata Herdman kepada wartawan sebelum memasuki pertemuan tersebut.
Meski memiliki pengalaman panjang di sepak bola internasional, Herdman tidak menutupi ketegangannya menghadapi momen penting itu. Namun, ia menilai kesempatan bertemu langsung dengan kepala negara merupakan kehormatan besar.
“Ya sangat antusias, suatu kehormatan buat saya,” ujarnya.
Pelatih asal Inggris tersebut juga menyebut pertemuan itu sebagai pengalaman pertama yang sangat berkesan sejak menangani skuad Garuda.
“Ya, ini adalah kehormatan,” ucapnya.
Herdman berharap pertemuan tersebut dapat menjadi dorongan moral bagi timnya. Ia menilai dukungan dari pemimpin negara memiliki dampak penting terhadap motivasi pemain.
“Saya pikir selalu Presiden, keinginannya, semangatnya, dan juga dukungannya,” kata Herdman.
Menurutnya, kepemimpinan dan perhatian Presiden terhadap sepak bola nasional dapat memperkuat mental para pemain Timnas Indonesia.
“Saya pikir kepemimpinannya dan passion-nya untuk Indonesia adalah penting bagi para pemain kita untuk mengetahui bahwa kita memiliki pemimpin kita di belakang kita,” ujarnya.
Herdman juga menegaskan target jangka panjang tim adalah membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
“Kami berharap dapat membawa tim ini ke Piala Dunia pada tahun 2030,” katanya.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan target tersebut.
“Dan kami akan membutuhkan dukungan dari semua orang,” pungkasnya.
Sumber: ANTARA