Iran–AS Selesaikan Draf Pelonggaran Sementara Sanksi Ekspor Minyak di Swiss

waktu baca 2 menit

Teheran (KABARIN) - Iran dan Amerika Serikat dilaporkan telah menyelesaikan rancangan pelonggaran sementara sanksi terhadap ekspor minyak Iran dalam rangkaian perundingan yang digelar di Swiss. Hal tersebut disampaikan oleh anggota tim negosiasi Iran, Hossein Ghorbanzadeh.

"Pembahasan teknis tersebut berakhir dengan perampungan draf terkait pelonggaran sementara sanksi yang dikenakan terhadap ekspor minyak Iran," katanya, seperti dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.

Ghorbanzadeh menjelaskan bahwa pertemuan di Swiss tidak hanya membahas isu utama, tetapi juga diisi dengan sesi teknis terpisah yang membicarakan berbagai aspek detail dalam negosiasi.

Ia juga menyebutkan bahwa delegasi Iran turut membahas soal pencairan aset-aset Iran yang sebelumnya dibekukan dalam pertemuan dengan pihak Qatar.

Mengacu pada laporan Tasnim, Ghorbanzadeh menambahkan bahwa sejumlah ketentuan lain dalam memorandum yang disepakati di Islamabad belum akan diberlakukan sebelum adanya kesepakatan final untuk mengakhiri konflik di Lebanon.

Perundingan antara AS dan Iran sendiri berlangsung sejak Minggu (21/6) di kawasan resor Burgenstock, Swiss, sebagai bagian dari implementasi Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang diarahkan untuk membuka jalan menuju penghentian perang secara permanen antara AS, Israel, dan Iran.

Sebelumnya, pada 14 Juni, kedua negara disebut telah mencapai kesepakatan awal 14 poin melalui mediasi Pakistan yang bertujuan mengakhiri konflik serta mendorong penyelesaian sengketa lewat jalur dialog dan negosiasi.

MoU tersebut mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Isi kesepakatan itu mencakup penghentian permusuhan di berbagai front, termasuk di wilayah Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta pencabutan blokade laut oleh militer AS terhadap Iran.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka