Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua Usai Warga Kembali dari Kongo

waktu baca 1 menit

Tel Aviv (KABARIN) - Kementerian Kesehatan Israel melaporkan munculnya kasus suspek Ebola kedua di negara tersebut yang melibatkan seorang warga yang baru kembali dari Republik Demokratik Kongo (DRC).

Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap kasus itu masih dalam proses dan belum dapat dipastikan.

"Seorang warga yang kembali ke Israel dari DRC dua hari lalu mencari perawatan medis setelah mengalami demam, sakit kepala, dan diare," kata kementerian itu dalam pernyataannya pada Minggu (21/6).

Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa kasus masih bersifat dugaan, dan hasil tes diperkirakan keluar dalam beberapa hari ke depan.

Pasien kini ditempatkan dalam isolasi sesuai prosedur penanganan penyakit menular berbahaya, serta menjalani pemeriksaan di Sheba Tel Hashomer Medical Center, yang menjadi rumah sakit rujukan untuk kasus semacam ini.

Sebelumnya, pada sehari sebelumnya, Israel juga melaporkan kasus suspek Ebola pertama.

Pada Mei lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan karena dinilai berpotensi menyebar ke negara lain.

WHO juga menilai risiko penyebaran wabah tersebut di kawasan masih berada pada kategori tinggi.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka