HUT ke-499 Jakarta, Pramono Anung Ajak Refleksi Menuju Usia Lima Abad

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta sebagai momentum refleksi perjalanan panjang ibu kota yang kini berada di ambang usia lima abad.

“Hari ini, di usia 499 tahun, Jakarta berada di gerbang menuju lima abad. Sebuah perjalanan yang mengajak kita menoleh sejenak kepada masa lalu, melihat sejauh mana kita telah melangkah, sekaligus menatap masa depan Jakarta dengan penuh harapan dan keyakinan,” ungkap Pramono saat menjadi inspektur upacara HUT ke-499 DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, Senin.

Ia menyoroti kondisi global yang masih diwarnai ketidakpastian akibat eskalasi geopolitik yang memengaruhi dinamika ekonomi dunia. Meski demikian, inflasi Jakarta disebut tetap terkendali di angka 2,45 persen sepanjang 2025.

Pramono juga menyampaikan bahwa realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp270 triliun pada triwulan pertama 2026. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi ibu kota tercatat sebesar 5,59 persen dengan kontribusi 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan penajaman program prioritas serta efisiensi anggaran agar kebijakan yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk bekerja secara responsif dan adaptif agar masyarakat dapat beraktivitas, sekaligus memastikan kota ini terus melangkah menuju masa depannya,” ujar Pramono.

Ia juga memaparkan sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan, mulai dari pengoperasian LRT fase 1B Velodrome–Manggarai, pembangunan MRT fase 2A, hingga pengembangan pedestrian deck di kawasan TOD Dukuh Atas yang terintegrasi.

Selain itu, penataan kawasan seperti Kota Tua, Blok M, Pasar Baru, Glodok, dan Pecinan diarahkan menjadi pusat-pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata baru sekaligus ruang interaksi warga.

Pramono menegaskan pentingnya menjaga optimisme warga dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia menekankan bahwa sejarah Jakarta menunjukkan kemampuan kota ini untuk bangkit di setiap fase perkembangannya.

“Menuju lima abad Jakarta, momentum hari ini kita maknai bukan sekedar perayaan tahunan, melainkan ikhtiar lintas generasi untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya,” ujarnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka