Gunung Ili Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

waktu baca 2 menit

Kupang (KABARIN) - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi pada Senin pukul 10.17 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter di atas puncak gunung.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat,” kata Petugas Pengamat Gunung Api Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, dalam laporan aktivitas gunung api yang diterima di Kupang, Senin.

Ia menjelaskan, kolom abu tersebut terpantau mencapai sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut atau sekitar 600 meter di atas puncak gunung.

Berdasarkan hasil pengamatan, erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 16 detik.

Saat ini, status aktivitas Gunung Ile Lewotolok berada pada Level II atau Waspada.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi bahaya guguran lava dan awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung tersebut.

PVMBG juga mengingatkan warga sekitar untuk menggunakan masker guna mengurangi dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan, serta melindungi mata dan kulit, dan menutup sumber air agar tidak terkontaminasi abu.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi melalui Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok di Desa Laranwutun serta kanal Badan Geologi dan aplikasi MAGMA Indonesia untuk perkembangan aktivitas gunung api tersebut.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka