Jakarta (KABARIN) - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan bus milik operator MYS dengan nomor bodi 19216 di kawasan Cikoko arah Pluit, Jakarta Selatan, pada Senin pagi.
​Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangannya di Jakarta, Senin, memastikan tidak ada pelanggan atau penumpang di dalam armada tersebut saat peristiwa itu terjadi.
​"Kami pastikan tidak ada pelanggan di dalam bus saat insiden terjadi. Bus menabrak separator beton ketika dalam perjalanan menuju titik awal pelayanan," kata Ayu.
​Dia menjelaskan kecelakaan tunggal itu sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Kendati demikian, penanganan cepat segera dilakukan untuk meminimalisasi dampak kemacetan.
Proses evakuasi armada bus itu pun dilaporkan telah selesai dilakukan sejak pukul 08.20 WIB. Seiring dengan tuntasnya evakuasi tersebut, operasional di jalur yang terdampak kini telah beroperasi secara penuh.
​"Layanan di Halte Cikoko serta Halte Tebet Eco Park sudah kembali beroperasi normal melayani pelanggan," ujar Ayu.
​Terkait penyebab pasti kejadian tersebut, dia mengatakan pihaknya telah menyerahkan penanganan kasus itu kepada aparat kepolisian, sembari melakukan pemeriksaan di internal manajemen.
​"Mengenai penyebab insiden, saat ini masih dalam proses investigasi internal dan penanganan pihak berwajib," ungkap Ayu.
Seperti diketahui, sebuah bus Transjakarta bernomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) B-7190-TGD mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak pembatas jalan (separator) jalur busway di Jalan Letjen MT Haryono, Cikoko, Jakarta Selatan, Senin pagi.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menjelaskan insiden itu terjadi pada pukul 05.10 WIB, tepat di arah barat, depan Menara Hijau.
​"Sebelum kejadian kecelakaan, kendaraan bus Mayasari tersebut melaju dari arah Timur menuju arah Barat Jalan Letjen MT Haryono. Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), di depan Menara Hijau, Cikoko, diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi, kendaraan menabrak separator busway di sisi kirinya," kata Ojo saat dikonfirmasi, Senin.
Sumber: ANTARA