Utusan China di PBB Serukan Gencatan Senjata di Ukraina, Dorong Penyelesaian Politik

waktu baca 2 menit

Markas PBB, New York (KABARIN) - Utusan China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan perlunya semua pihak menghentikan eskalasi konflik di Ukraina dan segera mencapai gencatan senjata di tengah meningkatnya intensitas pertempuran.

Dalam sesi Dewan Keamanan PBB mengenai situasi Ukraina pada Senin (22/6), Deputi Perwakilan Tetap China untuk PBB Sun Lei menyebut bahwa memburuknya kondisi di medan perang hanya akan memperpanjang penderitaan warga sipil dan memperkecil peluang perdamaian.

“Tren ini sangat berbahaya dan harus segera dihentikan,” ujarnya.

Sun Lei menekankan bahwa konfrontasi militer tidak akan menyelesaikan konflik, melainkan memperdalam perpecahan serta meningkatkan risiko eskalasi yang lebih luas.

Ia juga menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan mematuhi hukum humaniter internasional, termasuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil.

Ia menambahkan bahwa masih adanya proses perundingan antara Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina menunjukkan bahwa peluang perdamaian tetap terbuka, meski perbedaan posisi masih terjadi.

“Semakin kompleks situasinya, semakin penting untuk mempertahankan kepercayaan dan mengintensifkan upaya,” katanya.

China, lanjut Sun, mendorong semua pihak untuk menunjukkan fleksibilitas politik serta mencari kesepakatan damai yang komprehensif, berkelanjutan, dan mengikat.

Ia juga menegaskan kembali posisi China yang konsisten mendukung penyelesaian politik atas krisis Ukraina melalui dialog, dengan mengacu pada prinsip Piagam PBB dan konsep keamanan bersama.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka