Mensesneg: Partisipasi Publik dalam Pemilihan Logo HUT Ke-81 RI Wujud Semangat Demokrasi

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai keterlibatan masyarakat dalam pemilihan logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI mencerminkan semangat demokrasi, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap simbol-simbol kebangsaan.

Prasetyo, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Negara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, mengatakan partisipasi publik memberikan ruang bagi masyarakat untuk turut menentukan identitas visual yang merepresentasikan semangat peringatan kemerdekaan.

“Pemilihan logo HUT Ke-81 Republik Indonesia menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan. Keterlibatan ini mencerminkan semangat demokrasi, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap simbol-simbol kebangsaan kita,” ujar Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, setiap suara dan masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam memilih desain yang dinilai paling mampu menggambarkan cita-cita, optimisme, serta semangat persatuan bangsa.

Prasetyo menegaskan peringatan Hari Kemerdekaan merupakan milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pemerintah melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif hingga masyarakat umum dalam proses pemilihan logo.

“Peringatan HUT Republik Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, kami melibatkan berbagai elemen masyarakat agar proses pemilihan logo ini menjadi ruang kolaborasi nasional yang memperkuat rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air,” katanya.

Ia berharap logo yang terpilih nantinya tidak hanya menjadi identitas visual semata, tetapi juga menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dan dijaga oleh seluruh rakyat.

“Melalui semangat kebersamaan inilah, kita ingin memastikan bahwa setiap peringatan kemerdekaan bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat tekad bersama untuk terus melanjutkan perjuangan menuju Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya, termasuk Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, untuk melibatkan masyarakat dalam penentuan logo resmi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Menindaklanjuti arahan tersebut, pemerintah meluncurkan laman resmi pemilihan logo yang memungkinkan masyarakat memilih satu dari lima desain terbaik hasil seleksi dan kurasi yang dilakukan Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Asosiasi Desain Grafis Indonesia.

Menurut Teuku Riefky, mekanisme tahun ini berbeda dari sebelumnya karena Presiden memberikan kesempatan kepada publik untuk memilih langsung logo terbaik dari lima finalis yang telah lolos seleksi.

“Biasanya lima besar menjadi tiga, lalu dipilih Presiden. Namun kali ini Presiden ingin agar kelima desain tersebut juga dipilih oleh publik. Ini langkah yang baik karena melibatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan logo,” kata Teuku Riefky.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka