IRGC Tegaskan Pelayaran di Selat Hormuz Wajib Melalui Jalur yang Disetujui Iran

waktu baca 2 menit

Istanbul (KABARIN) - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan bahwa kapal-kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz harus menggunakan jalur pelayaran yang telah ditetapkan dan disetujui oleh pemerintah Iran.

Dalam pernyataan yang dirilis Kamis melalui kantor berita resmi IRNA, Angkatan Laut IRGC memperingatkan agar tidak ada kapal yang menggunakan rute pelayaran baru tanpa pemberitahuan maupun koordinasi dengan otoritas Iran.

Menurut IRGC, setiap jalur pelayaran yang diumumkan secara sepihak untuk melintasi perairan strategis tersebut tanpa persetujuan Teheran merupakan langkah yang tidak dapat diterima dan berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

"Satu-satunya jalur yang diizinkan untuk melintas melalui Selat Hormuz adalah jalur yang diumumkan oleh Republik Islam Iran," demikian bunyi pernyataan tersebut.

IRGC juga menekankan bahwa seluruh kapal yang melintasi Selat Hormuz wajib melakukan koordinasi dengan angkatan laut Iran melalui kanal komunikasi maritim internasional Channel 16.

Lembaga militer itu memperingatkan bahwa setiap pelanggaran terhadap aturan tersebut akan ditindak oleh otoritas Iran sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman secara elektronik pada 17 Juni sebagai upaya mengakhiri konflik kedua negara sekaligus membuka jalan menuju kesepakatan damai jangka panjang.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Aksi tersebut dibalas Teheran dengan serangan terhadap sejumlah aset AS di kawasan.

Meski demikian, situasi mulai mereda setelah gencatan senjata diberlakukan pada 8 April.

Sumber: Anadolu_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka