Cak Imin Ajak Masyarakat Teladani Semangat Pahlawan Hadapi Tantangan Bangsa

waktu baca 3 menit

Purwokerto (KABARIN) - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat meneladani semangat para pahlawan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Dalam acara Shalawat Kebangsaan dan Pentas Budaya dalam rangka Haul Pahlawan Bangsa di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis malam, Muhaimin mengatakan nilai perjuangan para pahlawan perlu diwariskan kepada generasi muda agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Alhamdulillah, kita mendoakan para tokoh Banyumas yang menjadi pahlawan bagi bangsa. Saya yakin kita bisa meneruskan agenda perjuangan yang belum selesai,” katanya.

Menurut Muhaimin, Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian ekonomi, dinamika geopolitik, hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, serta penguatan karakter dan nilai kebangsaan. Ia menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Muhaimin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, pesantren, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Tidak ada jalan lain kecuali kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama untuk memperkuat keberdayaan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan yang tumbuh dari inisiatif masyarakat telah berkontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin menjelaskan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat mendapat tugas mengoordinasikan berbagai program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ia mengatakan pemerintah tengah mengupayakan perubahan paradigma pembangunan agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama kelompok akar rumput.

Selain itu, ia mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar melalui doa dan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya menghadapi berbagai persoalan bangsa.

“Semoga semangat para pahlawan menjadi kekuatan bagi kita untuk terus bekerja, berkolaborasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Muhaimin.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mengatakan kegiatan Shalawat Kebangsaan dan Haul Pahlawan Bangsa menjadi upaya merawat nilai kebangsaan sekaligus menghormati jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi Banyumas dan Indonesia.

Menurut dia, momentum 10 Muharram menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat kesadaran spiritual.

“Kita berharap masyarakat Banyumas terus mengingat jasa para pahlawan. Apa yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari perjuangan dan rintisan para pendahulu,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan yang diinisiasi PKB Banyumas bersama masyarakat dari Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan sekitarnya itu juga menjadi ajakan bagi generasi muda untuk menjadikan keteladanan para pahlawan sebagai inspirasi dalam berkarya dan mengabdi kepada bangsa.

“Semoga Indonesia semakin baik, Banyumas semakin tenteram dan sejahtera, serta mampu menjadi kekuatan bagi kemajuan bangsa,” kata Siti Mukaromah.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka