IMO Tangguhkan Evakuasi Kapal Di Selat Hormuz Usai Insiden Penembakan Di Teluk Oman

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - International Maritime Organization (IMO) PBB menyatakan telah menangguhkan sementara proses evakuasi kapal yang melintas di kawasan Selat Hormuz setelah terjadi insiden penembakan terhadap sebuah kapal kargo di Teluk Oman. Keputusan ini diambil sambil menunggu kejelasan lebih lanjut terkait situasi keamanan di wilayah tersebut.

"Menyusul serangan terhadap sebuah kapal di Teluk Oman, IMO telah memutuskan untuk menghentikan sementara operasi evakuasi sambil menunggu kejelasan lebih lanjut," demikian isi pernyataan organisasi tersebut, Kamis.

Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez menegaskan bahwa kapal yang menjadi sorotan dalam insiden tersebut tidak termasuk dalam skema evakuasi yang sedang dijalankan, dan melintas secara independen di kawasan strategis itu.

Sebelumnya, IMO memulai operasi evakuasi terhadap lebih dari 11 ribu pelaut dari kawasan Teluk Persia sejak Selasa. Pada Rabu dan Kamis, sejumlah kapal masih sempat melintas di Selat Hormuz sesuai rencana evakuasi yang telah disusun.

Sementara itu, United Kingdom Maritime Trade Operations melaporkan adanya serangan terhadap sebuah kapal kargo di perairan lepas pantai Oman, yang berada di jalur strategis Selat Hormuz.

UKMTO menyebut pihaknya menerima laporan mengenai proyektil tak dikenal yang menghantam sisi kanan kapal, menyebabkan kerusakan pada bagian anjungan di sekitar 7,5 mil laut tenggara Kota Dahit, Oman. Kapten kapal tersebut melaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Di sisi lain, ketegangan kawasan disebut masih berkaitan dengan dinamika politik pascaperjanjian yang ditandatangani sebelumnya secara jarak jauh antara Iran dan Amerika Serikat pada 18 Juni, yang bertujuan meredakan konflik bersenjata yang dimulai pada 28 Februari serta mengatur stabilitas pelayaran di Selat Hormuz.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka