Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp4 Triliun, Fokus pada Solusi Sampah dan Energi

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menambah anggaran riset, terutama bagi penelitian yang dapat memberikan dampak langsung terhadap berbagai persoalan di Indonesia, seperti pengelolaan sampah dan energi.

Prasetyo mengatakan Presiden telah memberikan arahan untuk menambah anggaran riset sekitar Rp4 triliun. Menurut dia, penyusunan peta jalan riset dilakukan melalui koordinasi antara Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

"Jadi peta jalan riset seperti tadi, bukunya kan sudah dihasilkan, yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan, semua harus dalam satu grand design," kata Mensesneg.

Ia menjelaskan, arah utama riset nasional adalah penelitian yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk untuk menjawab persoalan di tingkat akar rumput seperti pengelolaan sampah dan energi.

"Misalnya contoh riset tentang sampah, waste to energy, kemudian peralihan kalau dari LPG menuju ke CNG. Riset-riset yang langsung berdampak pada menyelesaikan masalah-masalah yang kita hadapi," kata Prasetyo.

Dalam kesempatan itu, Prasetyo juga menyampaikan bahwa saat bertemu para rektor dan akademisi dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI), Presiden mengajak perguruan tinggi dan para ahli untuk bersama-sama berkontribusi memajukan bangsa.

Sebelumnya, saat menutup Sarasehan Kebangsaan KSTI, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemajuan bangsa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama dalam menghadapi perubahan dunia yang dipengaruhi perkembangan sains dan teknologi.

"Semua potensi seluruh bangsa harus bersatu, harus mengeluarkan segala pemikiran, segala inisiatif untuk kebaikan kita bersama, untuk survival kita, untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia," ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk mengambil peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi dalam menghadapi perubahan dunia yang dipengaruhi oleh kemajuan sains dan teknologi.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka