Pemprov DKI Masih Bahas Penyesuaian Tarif Transjabodetabek Bersama DPRD

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih membahas rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek bersama DPRD DKI Jakarta. Keputusan final mengenai besaran maupun skema tarif belum ditetapkan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pembahasan masih berlangsung dan akan diumumkan setelah mendapat kesepakatan bersama DPRD.

“Sekarang ini sedang dalam pembahasan dengan DPRD, nanti setelah final dengan DPRD akan kami umumkan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Pramono menyatakan akan mempertimbangkan secara matang penyesuaian tarif tersebut agar tidak berdampak pada perpindahan masyarakat dari transportasi umum ke kendaraan pribadi. Ia menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang nyaman dan terjangkau.

Di sisi lain, Pemprov DKI juga berencana menambah armada Transjabodetabek guna meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza mengatakan pembahasan tarif masih terus berjalan dan melibatkan berbagai pertimbangan.

“Masih pembahasan. Nanti Pak Gubernur yang akan sampaikan,” kata Welfizon di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin.

Menurut dia, penetapan tarif tidak dapat dilakukan secara terburu-buru karena harus mempertimbangkan kondisi fiskal daerah serta kemampuan masyarakat.

Ia menyebut sejumlah faktor yang dikaji meliputi kemampuan bayar (ability to pay), kemauan membayar (willingness to pay), hingga kualitas layanan yang diberikan.

Selain besaran tarif, mekanisme penetapan tarif juga masih dikaji, termasuk kemungkinan penerapan sistem berbasis jarak atau tetap menggunakan tarif flat seperti saat ini.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka